Sejarah

Sejarah STIT Al- Hilal Sigli

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli bernaung di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hilal Sigli. Yayasan ini didirikan pada Tahun 1967 dengan Akta Notaris Mula Pengihutan Tambunan Nomor 11 Tahun 1967. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah mulai menyelenggarakan program Strata Satu (S1) Pada tanggal 20 Mei Tahun 1988. Adapun tujuan utama pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah adalah sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan masyarakat di Kabupaten Pidie dan Sekitarnya. Untuk  diketahui bahwa kebanyakan masyarakat Pidie menyekolahkan anaknya ke Banda Aceh dan  luar Aceh terutama mereka yang berasal dari keluarga yang tingkat ekonominya menengah ke atas. Sementara mereka yang berasal dari tingkat ekonominya menengah ke bawah banyak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan anaknya sehingga mereka tidak dapat melanjutkannya ke jenjang perguruan tinggi. Peluang inilah yang diisi oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Sigli dalam rangka membantu dan menyediakan pendidikan berkelanjutan bagi masyarakat menengah ke bawah khususnya dan mereka yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi setelah menamatkan sekolah menengah atas atau menamatkan pendidikan dayah atau pesantren. Pada awal masa pendiriannya, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hilal Sigli memiliki tiga program studi, meliputi;

Pertama, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Prodi ini dibuka pada Tahun 1991 dengan status Terdaftar dari Departemen Agama Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 1991. Program studi ini mulai terakreditasi pada Tahun 2000 berdasarkan surat dari Ban-PT. Nomor: 010/BAN-PT/Ak-X/S.1/IV/VI/2000 tertanggal 23 Juni 2000 dan terakhir terakreditasi Tahun 2016 dengan Nomor Surat Keputusan 3331/Ban-PT/Akred/S/XII/2016 sampai dengan sekarang dengan peringkat B dan berlaku sampai 27 Desember Tahun 2021.

Kedua, Program Studi Bahasa Arab (PBA). Program studi ini beroperasi  Tahun 2003 berdasarkan Surat Keputusan Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh Nomor: 4648/Kopertais/V/2003, tertanggal 10 September 2003. Mendapat izin operasional dari Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: Dj.II/208/2005, tertanggal 27 Juni 2005. Program studi Pendidikan Bahasa Arab mulai terakreditasi Tahun 2009 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 015/BAN-PT/Ak-XII/S!/VI/2009 dan terakhir telah dilakukan re-akreditasi dengan peringkat B pada Tahun 2018 berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor: 2792/Sk/BAN-PT/Akred/S/X/2018 dan berlaku sampai tanggal 3 November Tahun 2023.

Ketiga, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Program studi ini didirikan pada Tahun Akademik 2007/2008 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Nomor: Dj.I/Dt.I.IV/I/PP.00.11/944/07 tanggal 18 September 2007. Program studi ini terakreditasi pada Tahun 2010 dan sampai sekarang terakreditasi dengan peringkat B Tahun 2017 dan berlaku sampai tanggal 9 Mei Tahun 2022. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hilal Sigli didirikan pada Tahun 1988, sekarang sudah berusia 32 (tiga puluh dua tahun) tahun, sudah ribuan lulusan dilahirkan, mereka tersebar di berbagai daerah dalam wilayah republik Indonesia dan mereka berkerja dalam berbagai instansi pemerintah dan swasta, seperti  di Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan pada lembaga non pemerintah lainnya.

Luas Bangunan dan Sarana Prasarana

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hilal Sigli dibangun di atas tanah dengan luas 2.220.25 M (2.2 Hektar) berlokasi di Gampong Keunire, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. Di atas tanah tersebut telah didirikan beberapa gedung sebagai pendukung perkualiahan. Selain gedung perkuliahan juga tersedia gedung perpustakaan, ruang dosen, ruang micro teaching, laboratotium media dan ruang ICT dan lain-lain.


Visi dan Misi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah

VISI

Terwujudnya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli  yang unggul  dan terpercaya dalam menyiapkan tenaga pendidik yang profesional pada Tahun 2030.

MISI

  1. Mengembangkan kurikulum pendidikan yang bersinergi antara  perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi  pendidikan dengan pembentukan karakter yang Islami.
  2. Megembangkan ilmu pengetahuan Islam melalui pengkajian dan penalaran ilmiah.
  3. Menyiapkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pembelajaran yang berkualitas
  4. Menyiapkan  sumber daya insani yang mampu bersinergi dengan  masyarakat dalam kehidupan sosial melalui program-program pengabdian kemasyarakatan.
  5. Mengembangkan budaya ilmiah melalui kegiatan research berorientasi kearifan lokal