Beranda / Agenda / Dari UMT Malaysia ke STIT Al-hilal Sigli: Diskusi Internasional tentang Ilmu Agama dan Sains

Dari UMT Malaysia ke STIT Al-hilal Sigli: Diskusi Internasional tentang Ilmu Agama dan Sains

Sigli — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hilal Sigli menggelar Kuliah Umum Internasional bertema “Pendekatan Interdisipliner dalam Pendidikan Islam: Integrasi Ilmu Naqli dan Aqli dalam Menghadapi Tantangan Modern” pada Kamis, 30 Januari 2026, di Kampus STIT Al-Hilal Sigli. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Assoc. Prof. Dr. Abdul Hanif bin Embong dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT), Malaysia.

Dalam kuliah umumnya, Prof. Dr. Abdul Hanif menjelaskan bahwa tantangan utama pendidikan Islam saat ini adalah masih kuatnya pemisahan antara ilmu agama dan ilmu sains. Menurutnya, pendidikan Islam harus dikembangkan melalui pendekatan interdisipliner dengan mengintegrasikan ilmu Naqli yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis dengan ilmu Aqli yang lahir dari rasio, penelitian, dan perkembangan teknologi.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Abdul Hanif menegaskan bahwa pendidikan Islam tidak boleh terjebak pada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Menurutnya, integrasi antara ilmu Naqli (berbasis wahyu) dan ilmu Aqli (berbasis rasio dan sains) merupakan kunci untuk melahirkan generasi Muslim yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga unggul secara intelektual dan profesional.

Pimpinan STIT Al-Hilal Sigli dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa serta memperkuat jaringan kerja sama internasional. Kuliah umum internasional ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog ilmiah yang memperkaya perspektif mahasiswa tentang arah pendidikan Islam di masa depan.

Kuliah umum ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa STIT Al-Hilal Sigli dengan antusias. Melalui kegiatan ini, STIT Al-Hilal Sigli berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Tag: