Beranda / Berita / SECANGKIR KOPI, SEJUTA HARAPAN MENUJU IAIN AL HILAL SIGLI

SECANGKIR KOPI, SEJUTA HARAPAN MENUJU IAIN AL HILAL SIGLI

Sigli, Jumat, 10 Juli 2026 – Warung kopi di Aceh sejak dahulu dikenal bukan hanya sebagai tempat menikmati secangkir kopi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, bertukar pikiran, membangun kesepahaman, hingga melahirkan berbagai gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat. Budaya diskusi di warung kopi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh.

Berangkat dari budaya tersebut, Tim Penjaringan Mahasiswa Baru PTI Al Hilal Sigli memanfaatkan warung kopi sebagai salah satu media strategis dalam menyampaikan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru sekaligus menyosialisasikan perjuangan perubahan status PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli.

Menurut Dr. Bukhari, S.Pd.I., M.A., selaku Tim Penjaringan Mahasiswa Baru PTI Al Hilal Sigli, strategi promosi kampus tidak lagi hanya berfokus pada pola-pola konvensional melalui kunjungan ke sekolah, madrasah, dayah, dan lembaga pendidikan lainnya. Saat ini diperlukan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga informasi mengenai kampus dapat diterima secara langsung dalam suasana yang santai, terbuka, dan penuh kekeluargaan.

“Warung kopi merupakan tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, aparatur gampong, pemuda, orang tua, pelaku usaha, hingga para lulusan SMA, MA, SMK, dan dayah. Oleh karena itu, warung kopi menjadi ruang yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi mengenai pendidikan tinggi sekaligus mendengar aspirasi masyarakat terhadap pengembangan PTI Al Hilal Sigli,” ungkap Dr. Bukhari.

Dalam suasana diskusi yang penuh keakraban, berbagai informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru disampaikan secara terbuka. Tim menjelaskan berbagai program studi yang tersedia, sistem perkuliahan, peluang beasiswa, kegiatan kemahasiswaan, prospek lulusan, hingga perkembangan proses alih status PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung, menyampaikan pertanyaan, serta memberikan berbagai masukan yang konstruktif bagi pengembangan institusi. Pendekatan melalui warung kopi ternyata memperoleh sambutan yang sangat positif.

Banyak masyarakat mengaku lebih mudah memahami informasi ketika disampaikan melalui diskusi yang berlangsung secara santai dibandingkan hanya melalui media sosial atau brosur. Bahkan, diskusi tersebut berkembang menjadi forum berbagi pengalaman dan harapan mengenai pentingnya keberadaan perguruan tinggi Islam negeri di Kabupaten Pidie sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan Islam, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dr. Bukhari menjelaskan bahwa tingginya antusiasme masyarakat memberikan optimisme baru bagi Tim Penjaringan Mahasiswa Baru. Hingga saat ini, ratusan calon mahasiswa telah menunjukkan minat untuk melanjutkan pendidikan di PTI Al Hilal Sigli. Hal tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kampus terus meningkat, terutama dengan adanya informasi mengenai perjuangan perubahan status menjadi IAIN Al Hilal Sigli. Menurutnya, perubahan status tersebut bukan hanya menjadi harapan sivitas akademika, tetapi juga merupakan harapan besar masyarakat Kabupaten Pidie.

Kehadiran IAIN Al Hilal Sigli diyakini akan memperluas akses pendidikan tinggi Islam yang berkualitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, baik dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun keagamaan. Dalam salah satu kegiatan diskusi yang berlangsung di warung kopi, Safaruddin, selaku Keuchik Gampong Tibang, turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan perubahan status PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi Islam negeri di Kabupaten Pidie merupakan kebutuhan masyarakat yang harus diperjuangkan bersama.

Beliau menyampaikan bahwa pemerintah gampong siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Ia juga mengajak para orang tua agar tidak ragu mendorong putra-putrinya melanjutkan pendidikan tinggi di PTI Al Hilal Sigli sebagai investasi terbaik untuk masa depan keluarga dan daerah. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kampus, Safaruddin menyatakan kesediaannya untuk mendaftarkan putranya yang baru menyelesaikan pendidikan menengah ke PTI Al Hilal Sigli. Langkah tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk memberikan kepercayaan kepada kampus yang saat ini sedang berjuang menuju perubahan status menjadi IAIN Al Hilal Sigli.

Diskusi yang berlangsung di warung kopi tersebut juga menjadi bukti bahwa keberhasilan promosi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh media publikasi, tetapi juga oleh komunikasi yang hangat, terbuka, dan menyentuh langsung masyarakat. Melalui pendekatan ini, kampus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, sekaligus membangun hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan lingkungan sosialnya.

Program “Secangkir Kopi, Sejuta Harapan Menuju IAIN Al Hilal Sigli” diharapkan menjadi gerakan bersama dalam membangun optimisme masyarakat terhadap masa depan pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Pidie. Setiap cangkir kopi yang dinikmati menjadi saksi lahirnya ide, semangat, dan komitmen bersama untuk mendukung generasi muda meraih pendidikan yang lebih baik.

Melalui kolaborasi antara sivitas akademika, pemerintah gampong, tokoh masyarakat, alumni, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat, perjuangan menuju IAIN Al Hilal Sigli diharapkan dapat segera terwujud. Dengan semangat kebersamaan tersebut, PTI Al Hilal Sigli optimis mampu melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Pidie, Aceh, dan Indonesia.

“Secangkir Kopi, Sejuta Harapan Menuju IAIN Al Hilal Sigli” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan tinggi Islam demi masa depan generasi penerus bangsa.