SIGLI, 2 Oktober 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hilal Sigli bekerja sama dengan Beulangong Tanoh dan Yayasan Hutan Harimau menggelar seminar nasional bertajuk “Beyond the Stripes: Harimau dari Perspektif Ekologi, Sosial dan Budaya”, Jumat (2/10/2026), di Aula STIT Al-Hilal Sigli.
Seminar ini menghadirkan Dr. Erlinda C. Kartika, lulusan Belanda sekaligus Founder dan Direktur Hutan Harimau, sebagai pemateri utama. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa dan peserta untuk memahami harimau tidak hanya sebagai satwa liar, tetapi juga sebagai bagian penting dari keseimbangan ekosistem serta kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Erlinda mengajak peserta merefleksikan kembali posisi manusia di tengah alam. Salah satu pertanyaan penting yang disampaikan adalah, “Sebetulnya apa fungsi manusia di alam?” Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran bahwa manusia bukan sekadar pengguna sumber daya alam, tetapi memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan lingkungan.
Seminar juga mengangkat pertanyaan tentang siapa yang merawat dan bertanggung jawab terhadap alam. Peserta diajak memahami bahwa pelestarian alam bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga konservasi, melainkan tanggung jawab bersama.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ajakan khusus kepada generasi muda agar mengambil peran nyata dalam merawat alam. Melalui pengetahuan, kepedulian, dan aksi sederhana, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati Aceh, termasuk keberadaan harimau sebagai salah satu satwa penting dalam ekosistem.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen STIT Al-Hilal Sigli dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial, ekologis, dan budaya di kalangan mahasiswa.

























