SIGLI – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hilal Sigli resmi melaksanakan Asesmen Lapangan Daring (ALD) dalam rangka reakreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat hingga Sabtu (6–7 November 2026). Kegiatan yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting ini menjadi momentum penting bagi STIT Al-Hilal Sigli dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Asesmen tersebut menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Jamal Fakhri, M.Ag dari UIN Raden Intan Lampung dan Dr. Darul Ilmi, M.Pd dari UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Keduanya bertugas melakukan penilaian dan verifikasi terhadap dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) serta Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT), meliputi aspek budaya mutu, relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, akuntabilitas, serta diferensiasi misi perguruan tinggi.

Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berlangsung secara intensif melalui diskusi, wawancara, dan klarifikasi data yang melibatkan pihak Yayasan PTI Al-Hilal Sigli, pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan dan perkembangan institusi.
Ketua STIT Al-Hilal Sigli, Drs. Abdul Manaf M.Pd., menyampaikan bahwa asesmen ini bukan sekadar proses administratif, melainkan kesempatan untuk memperoleh evaluasi objektif dan masukan konstruktif bagi pengembangan kampus.
Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi asesor akan menjadi bahan evaluasi dan pijakan strategis dalam meningkatkan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta daya saing perguruan tinggi

Pada sesi penutupan, tim asesor menyampaikan hasil evaluasi, apresiasi, dan sejumlah rekomendasi untuk penguatan riset, publikasi ilmiah, serta sarana pembelajaran.
Melalui pelaksanaan asesmen ini, STIT Al-Hilal Sigli meneguhkan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Sivitas akademika berharap hasil reakreditasi nantinya dapat mencerminkan berbagai upaya pembenahan dan pengembangan institusi dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang berkualitas, kredibel, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
























