Sigli – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mendorong transformasi PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli terus diperkuat. Hal tersebut terlihat dalam Rapat Teknis II Tim Fasilitasi Penegerian PTI Al Hilal Sigli yang berlangsung pada Selasa (14/07/2026) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie.
Rapat yang dipimpin Ketua Tim Fasilitasi Penegerian PTI Al Hilal Sigli, Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., difokuskan untuk menginventarisasi secara rinci seluruh kebutuhan dan kendala dalam memenuhi persyaratan alih status kampus menjadi perguruan tinggi negeri keagamaan.
Seluruh ketua dan wakil ketua bidang hadir memaparkan perkembangan tugas masing-masing, mulai dari kendala yang dihadapi, usulan kegiatan prioritas, hingga kebutuhan anggaran yang diperlukan agar seluruh persyaratan penegerian dapat dipenuhi tepat waktu.

Adapun pembahasan mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya penyiapan dosen dan tenaga kependidikan, penyediaan lahan kampus, pembangunan sarana dan prasarana perkuliahan, laboratorium, perpustakaan, fasilitas perkantoran, hingga penguatan publikasi ilmiah.
Dalam arahannya, Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., menyampaikan bahwa sejumlah usulan masih memerlukan penyempurnaan agar lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan prioritas.”Kita berharap dalam dua hingga tiga hari ke depan seluruh usulan kegiatan sudah dapat difinalkan, sehingga dapat segera kita serahkan kepada Bapak Sekda selaku Ketua TAPD dan Bapak Bupati sebagai Pembina TAPD Kabupaten Pidie,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh usulan yang telah dihimpun diharapkan dapat diakomodasi dalam APBK Perubahan Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2026, mengingat sebagian besar merupakan kebutuhan mendesak dalam proses penegerian.”Penegerian Al Hilal merupakan atensi khusus Bapak Bupati dan Wakil Bupati Pidie. Karena itu kami berharap seluruh usulan yang bersifat urgent untuk memenuhi persyaratan penegerian dapat ditampung dalam perubahan anggaran tahun ini,” katanya.

Fasilitas Prioritas Jadi Fokus
Dalam rapat tersebut, sejumlah kebutuhan mendesak turut menjadi perhatian utama. Di antaranya pengadaan sarana Laboratorium Komputer dan Laboratorium Bahasa, penambahan koleksi buku perpustakaan, pembangunan ruang kuliah baru, serta penyediaan ruang dosen dan fasilitas perkantoran yang memadai.
Pemenuhan berbagai fasilitas tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memenuhi standar kelembagaan yang dipersyaratkan bagi perubahan status PTI Al Hilal Sigli menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).
Antusiasme Masyarakat Terus Meningkat
Di tengah proses penegerian yang terus berjalan, kabar menggembirakan juga datang dari sektor penerimaan mahasiswa baru. Transformasi menuju IAIN Al Hilal Sigli terbukti mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kampus tersebut.
Sejak dibukanya penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, jumlah calon mahasiswa yang mendaftar terus menunjukkan tren peningkatan. Aktivitas di Sekretariat Penerimaan Mahasiswa Baru semakin ramai dari hari ke hari, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di PTI Al Hilal Sigli.
Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., menilai meningkatnya jumlah pendaftar menjadi salah satu indikator positif bahwa proses penegerian mendapat dukungan luas dari masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pidie memberikan perhatian penuh terhadap upaya transformasi PTI Al Hilal Sigli menjadi IAIN Al Hilal Sigli karena keberadaan perguruan tinggi negeri keagamaan di Kabupaten Pidie akan membawa dampak strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.



























